Jumlah Perhitungan Ijazah Mahasiswa
VARIBEL JUMLAH
(1) Setiap wisuda atau yudisium, misalnya, wisuda atau yudisium semester genap 2011/2012 ini, UM meluluskan sekitar 1.100 lulusan.
(2) Ijasah yang dikeluarkan untuk program kependidikan ada dua, yakni ijazah dan akta; sedangkan nonkependidikan hanya ijazah; dan masing-masing ada transkripnya.
(3) Tiap-tiap ijazah dikalikan empat dengan rincian: berbahasa Indonesia dan berbahasa Inggris; asli dan salinan. Contoh hitungannya, kalau lulusan kependidikan semester genap ini 800 orang, berarti halaman ijazahnya 800 x 2 x 4 = 7.200; kalau lulusan nonkependidikan 300 orang, berarti 300 x 4 = 1.200.
(4) Jumlah tersebut tentu berpengaruh pada proses pengadaan, penandatanganan oleh Dekan, dan juga oleh Rektor UM. Untuk tanda tangan harus berjenjang: ijazah dari bagian pendidikan UM dikirim ke fakultas, diparaf dari staf dulu, baru ditandatangani Dekan, dikirim ke kantor pusat UM, terakhir ditandatangani oleh Rektor.
VARIABEL KELENGKAPAN PERSYARATAN
Terpenuhi kelengkapan persyaratan individu (DHSY, foto copy ijazah SLTA, foto diri, dlll) dan ketepatan penyerahan oleh semua peserta yudisium sangat berpengaruh pada penyelesaian ijazah. Satu orang peserta yudisium dari suatu program studi tidak segera menlengkapi dan tidak segera menyerahkan berkas, sangat berpengaruh pada penomoran ijazah. Ini penting, untuk menjaga tingkat “keamanan” ijazah lulusan UM agar tidak mudah dipalsukan.
VARIABEL KEAMANAN DAN KETELITIAN
(1) UM berupaya menjada “keamanan” ijazah alumninya dengan menggunakan kertas ijazah yang khusus, yakni kertas yang disediakan oleh perusahaan negara yang menangani dokume negara.
(2) UM berupaya seteliti mungkin agar tidak terjadi kesalahan dalam penulisan ijazah (misalnya, nama, tempat dan tanggal lahir). Karena itu, pengecekan data itu belapis-lapis.
Demikian penjelasan kami. Terima kasih masukan Anda. Kami berusaha untuk selesai secepatanya, dengan tetap memperhatikan ketelitian dan kaamanan.
Komentar
Posting Komentar