Fungsi Azan

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺟْﻌَﻞْ ﺣَﺠَّﻨَﺎ ﻭَﺣَﺠَّﻪُ ﺣَﺠًّﺎ ﻣَﺒْﺮُﻭْﺭًﺍ ﻭَﺳَﻌْﻴًﺎ ﻣَﺸْﻜُﻮْﺭًﺍ ﻭَﺫَﻧْﺒًﺎ ﻣَﻐْﻔُﻮْﺭًﺍ ﻭَﻋَﻤَﻼً ﺻَﺎﻟِﺤًﺎ ﻣَﻘْﺒُﻮْﻻً ﻭَﺗِﺠَﺎﺭَﺓً ﻟَﻦْ ﺗَﺒُﻮْﺭَ، ﻳَﺎ ﻋَﺰِﻳْﺰُ ﻳَﺎ ﻏَﻔُﻮْﺭُ . ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ . ﻭَﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﺃَﺟْﻤَﻌِﻴْﻦَ . ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺭَﺑِّﻚَ ﺭَﺏِّ ﺍْﻟﻌِﺰَّﺓِ ﻋَﻤَّﺎ ﻳَﺼِﻔُﻮْﻥَ ﻭَﺳَﻼَﻡٌ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤُﺮْﺳَﻠِﻴْﻦَ . ﻭَﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ِﻟﻠﻪِ ﺭَﺏِّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ . ﺗَﻘَﺒَّﻞْ ﺩُﻋَﺎﺀَﻧَﺎ ﺑِﺴِﺮِّ ﺍﻟْﻔَﺎﺗِﺤَﺔِ .
Adzan dan Iqamah
Selesai do’a dibacakan calon haji berdiri menghadap kiblat dan petugas adzan berdiri di belakangnya
Dalam Fiqh al Islam Juz I hal. 635:
“Pada dasarnya adzan hanya disyariatkan untuk tanda akan shalat. Hanya saja terkadang disunahkan juga untuk selain shalat dengan tujuan mengharap keberkahan, sebagai pelipur dan menyingkirkan hal-hal yang tidak disukai. Ulama yang menilai adzan dapat dipergunakan semacam ini adalah ulama syafi’iyyah. Mereka berpendapat; Disunahkan adzan pada telinga bayi saat ia dilahirkan, di telinga orang yang kesusahan karena dapat menghilangkan rasa gelisahnya, orang yang hendak bepergian, saat kebakaran, saat perang berkecamuk, saat terdapat gangguan jin, saat tersesat dalam perjalanan, orang yang ayan, orang atau hewan yang buruk perangainya dan saat mayat diturunkan dalam kubur dengan mengqiyaskan adzan saat awal ia lahir di dunia.”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penipuan berkedok uang soekarno di bank swiss

Daftar alamat faskes karawang

Teka teki kekayaan Soekarno di swiss